Perayaan choke neck saat Alter Ego hanya dilakukan saat mengalahkan RRQ Hoshi di perempat final MPLI dan ada alasannya menurut Ahmad.

Dota 2 mengungguli Lol dan CS: GO sebagai game dengan penonton terbanyak!

Masih ingat jelas perayaan choke neck yang dilakukan Alter Ego usai mengalahkan tim Rex Regum Qeon (RRQ) Hoshi di babak perempat final Mobile Legends Professional League Invitational (MPLI).

Alter Ego yang kala itu mengalahkan RRQ 2-0 langsung merayakan selebrasi ikonik dan juga menutup kamera mereka.

Saat itu, Udil pernah menyampaikan bahwa hajatan tersebut dilakukan atas persetujuan pemain EVOS Legends lainnya.

Namun Ahmad di acara Empetalk yang diunggah pada 26 Desember 2020 mengungkapkan alasannya sendiri atas hajatan tersebut.

BACA JUGA: Ahmad Menceritakan Janji Celiboy Ubah Pemain Ego, Sangat Menyentuh!

rrq perayaan cekikikan
Foto melalui: Empetalk

"Mungkin Anda bisa mengatakan satu faktor netizen kali ya. Jadi kita seperti mereka (netizen) Inilah mengapa kami sama, sementara kami kaya, kami merasa bahwa kami telah menang.

Padahal kami sudah sepakat dengan EVOS. Jadi sebelum main pakta, kita menang check-and-check… sampai Wannn baru saja mengayunkan pantatnya, kan, itu sudah janjian.

Kanan melawan RRQ netizen Parahnya lagi, seakan-akan fans EVOS sudah ikut fans RRQ, jadi banyak hujatan yang dilakukan. Panas banget pas mau melawan RRQ di media sosial, isinya semua (hujatan).

Jadi kita punya rencana kalau bisa menang melawan lawan kita tutup kameranya, kalau mau kalah kita tutup kamera dengan joged-joged juga kita menang dan kalah tapi kita rayakan, ”jelas Ahmad.

Ikuti timeline RevivaLTV di YouTube, Instagram, Facebook dan Revivalpedia untuk mendapatkan informasi terbaru tentang esports.

Postingan Melakukan Celebration of Choking Neck Saat Kalahkan RRQ, Ahmad menjelaskan alasan kemunculannya pertama kali di RevivaLTV.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here